Skip to content

Ayo Merasa Cantik!

Pernah enggak sih lihat tingkah laku kebanyakkan wanita yang memilih untuk tampil lebih putih sampai beli segala krim pemutih wajah, tampil lebih langsing dengan segala minuman teh yang dijual online, lebih tinggi sampai beli obat peninggi badan, operasi hidung, tato alis, tato bibir, suntik botox sana sini, entah berapa banyak lagi usaha yang dilakukan untuk tampil beda menuju suatu standar tertentu yang diidam-idamkan oleh banyak wanita.

Merawat tubuh dan mempercantik tubuh sehingga membuat perbedaan yang signifikan sangatlah berbeda makna dan pengaplikasiannya. Memang tidak ada yang salah ketika kita berusaha merawat tubuh kita tapi sadar enggak sih standar-standar kecantikkan yang tak sengaja kita set up itu berupa hasil dari konsep penjualan produk produk kecantikan yang dijual melalui media berupa iklan? Standar-standar itu diciptakan oleh produk-produk agar dibeli, dan terlihat diinginkan dan secara enggak langsung bilang “Hey kamu yang berkulit gelap, kamu tidak cantik, jadi pakailah produk ini.”

Iklan-iklan memang sudah banyak yang secara tidak langsung menyinggung perasaan kita mengenai penampilan biologis kita yang sudah alami. Akhirnya kita jadi tidak mencintai diri sendiri. Kita merasa minder dan menempatkan diri diposisi yang terpojok. Sehingga banyak yang pasrah dengan keadaan kita.

Banyak yang berlomba-lomba terlihat tampil lebih muda. Lalu apa salahnya ketika akhirnya tampak tua? Apakah berarti menjadi tua itu hal yang sangat menyedihkan dan payah? Apakah menjadi tua itu berarti produktivitas turun? Pola pikir itu kah yang ada di masyarakat kita?

Kulit saya memang tidak putih seperti Sy*h*r*n* malah jadi sawo matang karena sering keluar, hidung saya pesek, (kalau dilihat dari samping), tinggi saya dibawah standar wanita pada umumnya (150cm), alis saya tebel berantakkan, lubang pori-pori hidung saya besar karena saya manusia bukan boneka, tapi yang saya lakukan hanya merawat tubuh dengan pelembab, pakai krim muka dari dokter aja tidak, pakai makeup aja jarang, tapi saya melakukan hal yang membuat saya merasa cantik tanpa mengubah sedikit pun hal dari tubuh saya. Saya senang menari, berolahraga, bersosialisasi, melakukan kegiatan sosial, baca buku, jalan-jalan, mengenakan pakaian yang membuat saya merasa cantik dan nyaman.

Saya tidak menentukan standar apapun untuk diri saya, tapi saya ingin merasa cantik. Jadi saya berolahraga karena kalau saya kelebihan berat maka saya akan sulit naik turun tangga dan dengkul saya akan sakit. Saya hanya percaya air sebagai pembersih muka yang alami. Saya ingin sehat maka dari itu saya menjaga pola makan saya dan pola hidup saya.

Tidak salah kalau kita ingin tampil cantik untuk seseorang yang kita cintai, tapi apakah dengan mengubah fisik kamu merupakan bentuk cinta yang kamu inginkan dari pasangan mu hanya karena kamu punya hidung mancung, rambut panjang dan dada besar? Itu kah yang kamu inginkan untuk dicintai hanya karena kamu berpenampilan sedemikian rupa bukan karena kamu yang sesungguhnya?

Saya memang tidak ahli dalam hubungan cinta tapi yang saya tahu, saya telah bertemu berbagai macam pria, dari yang menuntut saya untuk seperti ini dan itu hingga pria yang sangat bersyukur dan bahagia ketika ia menatap diriku yang tanpa riasan wajah dan menyatakan “kamu sempurna.”

Kebanyakkan wanita masa kini memang ingin terlihat seperti idolanya. Karena tontonannya film Korea maka mereka ingin hidung mancung, rambut pirang dan kulit putih. Begitu pula yang berkiblat ke Barat. Tapi tahukah kecantikkan itu tidak bertahan lama.

Saya tentu punya idola, saya mengidolakan Angelina Jolie, tapi bukan karena dia tinggi dan punya bibir seksi, tapi saya kagum melihat kegiatan amal yang dia lakukan, perkerjaannya sebagai seorang aktris, istri dan ibu, dan keahlian lainnya sampai ia memutuskan untuk ambil kursus penerbangan. Ya saya ingin menjadi dia. Karena dengan semua hal yang dia lakukan itulah yang membuat dia cantik bagi saya.

Mungkin tujuan saya menulis ini masih agak rancu, tapi sejujurnya saya ingin menghapuskan stereotipe dan standar standar yang dijual oleh media serta membuat wanita lain seperti saya merasa cantik dengan caranya sendiri. Entah apapun itu tapi pasti banyak hal yang bisa membuat kamu merasa cantik tanpa merubah sedikitpun fisik dari tubuh mu.

 

Apapun bentuk kamu, kamu cantik, lakukan hal yang membuat mu merasa cantik karena pasti ada alasannya alam semesta mempertahankan jutaan molekul sehingga kamu bisa terbentuk!

4 Comments

  1. Artikelmu bagus mak….gambarnya nggak nguati….hihi

    • dea dea

      Loh kan karena dia merasa cantik. Mau bentuknya gimana pun yang penting merasa cantik.

  2. Setuju mak… Wanita harus percaya diri tanpa merubah tampilan fisik dengan cara-cara tidak alami… Merasa cantik juga mengembangkan potensi diri.

  3. Asmirandah Asmirandah

    secantik cantik nya fisik, punya attitude yang cantik jauh lebih penting

Leave a Reply

%d bloggers like this: